NAMA : REZA HARRI PRADANA
NPM : 26211078
KELAS : 2EB14
KONSEP,
ALIRAN dan SEJARAH KOPERASI
Koperasi
adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi
kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan
ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.
A.
KONSEP KOPERASI
KONSEP KOPERASI BARAT
a. Unsur-Unsur Positif Konsep
Koperasi Barat
Keinginan individu dapat
dipuaskan dengan cara bekerja sama antar sesama anggota, dengan saling membantu
dan saling menguntungkan.
Setiap individu dengan tujuan
yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan keuntungan dan menanggung
resiko barsama.
Hasil berupa
surplus/keuntungan didistribusikan kepada anggota sesuai metode yang telah
disepakati.
Keuntungan yang belum
didistribusikan akan dimasukkan sebagai cadangan koperasi.
b. Dampak Langsung Koperasi
Terhadap Anggotanya.
Ø Promosi kegiatan ekonomi
anggota.
Ø Pengembangan usaha
perusahaan koperasi dalam hal investasi, formasi permodalan , pengembangan SDM,
pengembanagan keahlian untuk bertindak sebagai wira usahawan dan bekerjasama
antar koperasi secara horizontal dan vertical.
KONSEP KOPERASI SOSIALIS
Koperasi direncanakan dan
dikendalikan oleh pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi,
untuk menunjang perencanaan nasional. Menurut konsep koperasi tidak berdiri
sendiri tetapi merupakan subsistem dari system sosialisme untuk mencapai
tujuan-tujuan system sosialis-komunis .
KOPERASI NEGARA BERKEMBANG
Koperasi negara berkembang sudah
berkembang dengan ciri tersendiri, yaitu dominasi campur tangan pemerintah
dalam pembinaan dan pengembangannya.
Perbedaan dengan konsep
sosialis adalah.
LATAR BELAKANG TIMBULNYA
ALIRAN KOPERASI
1. Keterkaitan Ideologi,
Sistem Perekonomian dan Aliran Koperasi
Ø Hubungan Ideologi, Sistem
Perekonomian , dan Aliran Koperasi
IDEOLOGI SISTEM PEREKONOMIAN
ALIRAN KOPERASI
Liberalisme/Kapitalisme
Sistem Ekonomi Bebas Liberal Yardstick
Komunisme/Sosialisme Sistem
Ekonomi Sosialis Sosialis
Tidak termasuk Liberalismme
dan Sosialisme Sistem Ekonomi Campuran Persemakmuran (Commonwealth)
ALIRAN KOPERASI
Aliran koperasi
terbagi atas tiga aliran yaitu sbb:
1. ALIRAN YARDSTICK
Ø Dijumpai pada negara-negara
yang berideologi kapitalis atau yang menganut perekonomian Liberal.
Ø Koperasi dapat menjadi
kekuatan untuk mengimbangi ,menetralisasikan dan mengoreksi.
Ø Pemerintah tidak melakukan
campur tangan terhadap
jatuh bangunya koperasi di tengah-tengah masyarakat . Maju tidaknya koperasi
terletak di tangan anggota koperasi sendiri.
Ø Pengaruh aliran sangat
kuat, terutama di negara-negara barat dimana industri berkembang dengan pesat.
Seperti di Amerika Serikat, Perancis, Swedia, Denmark, Jerman, Belanda dan
lain-lain.
2. ALIRAN SOSIALIS
Koperasi dipandang sebagai
alat yang paling efektif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, disamping itu
menyatukan rakyat lebih mudah melalui organisasi koperasi.
Pengaruh aliran ini banyak
dijumpai di negara-negara Eropa Timur dan Rusia.
3. ALIRAN PERSEMAKMURAN
(Commonwealth)
Koperasi sebagai alat yang
efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.
Koperasi sebagai wadah ekonomi
rakyat berkedudukan strategis dan memegang peranan utama dalam struktur
perekonomian masyarakat.
Hubungan pemerintah dengan
gerakan koperasi bersifat “Kemitraan (partnership)”, dimana pemerintah
bertanggung jawab dan berupaya agar iklim pertumbuhan koperasi tercipta dengan
baik.
Kemakmuran Masyarakat
Berdasarkan Koperasi “Karangan E.D.damanik” dibagi menjadi 4 aliran atau
schools of cooperatives berdasarkan peranan dan fungsinya dalam konstelasi
perekonomian negara, Yakni
Cooperative Commonwealth
School
School of Modified Capitalism
/ School of Competitive Sector School.
The Socialist School.
Cooperative Sector School.
SEJARAH PERKEMBANGAN KOPERASI
A. Sejarah Lahirnya Koperasi
• 1844 di Rochdale Inggris,
lahirnya koperasi modern yang berkembang dewasa ini.
• 1862 dibentuklah pusat
koperasi pembelian “The Cooperative Whole Sale (CWS) “
• 1818 – 1888 Koperasi
berkembang di Jerman di pelopori oleh Ferdinand Lasalle, Fredrich W.Raiffesen.
• 1808 – 1883 koperasi
berkembang di Denmark dipelopori oleh Herman Schulze
• 1896 di London Terbentuklah
ICA (Internasional Cooperative Alliance) maka koperasi telah menjadi suatu
gerakan internasional.
B. Sejarah Perkembangan
Koperasi di Indonesia
1895 di Leuwiliang didirikan
pertamakali koperasi di Indonesia ( Sukoco,” Seratus Tahun Koperasi di
Indonesia”
1920 diadakan Cooperative
Commissie yang diketahui oleh Dr.JH. Boeke sebagai Adviseur Voor
Volks-Credietwezen.
12 Juli 1947, diselenggarakan
kongres gerakan koperasi se Jawa yang pertama di Tasikmalaya.
1960 Pemerintah mengeluarkan
peraturan pemerintah No.140 tentang penyaluran bahan pokok dan menugaskan
koperasi sebagai pelaksaannya.
1961 diselenggarakan
Musyawarah Nasional Koperasi I (Munaskop I ) di Surabaya untuk melaksanakan
perinsip Demokrasi Terpimpin dan Ekonomi Terpimpin.
1965 Pemerintah mengeluarkan
Undang-Undang No.14 th 1965, dimana perinsip NASAKOM ( Nasionalis, Sosialis,
dan Komunis ) diterapkan di koperasi. Tahun ini juga
1967 Pemerintah mengeluarkan
UU No.12 tahun1967 tentang pokok-pokok perkoperasian disempurnakan dan diganti
dengan UU No.25 tahun 1992 tentang perkoperasian.
Peraturan Pemerintah No.9
tahun 1995 tentang kegiatan Usaha Simpan Pinjam dan Koperasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar